Yogyakarta tempat yang indah dan bersejarah
Stody tour SMP Generasi madani cibinong-bogor
Hai. Saya adalah salah satu siswa dari SMP Generasi madani cibinong bogor. Jadi pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman saya serta merequest beberapa destinasi yang kami datangi yang menurut saya indah dan bersejarah.
Jadi Kota Yogyakarta (Hanacaraka:ꦏꦸꦛꦔꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠ, bahasa Jawa: Kutha Ngayogyakarta) adalah ibu kota dan pusat pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kota Yogyakarta adalah kediaman bagi Sultan Hamengkubuwana dan Adipati Paku Alam. Kota Yogyakarta merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia dan kota terbesar keempat di wilayah Pulau Jawa bagian selatan menurut jumlah penduduk. Kota Yogyakarta juga pernah menjadi ibu kota RI pada tahun 1946. Ok jadi sekarang saya akan merequest beberapa destinasi yang kami datangi.
1. Mangunan becici
Nah jadi inilah distinasi pertama yang kami datangi, nah disini itu banyak banget spot foto yang indah dan keren banget, jadi mangunan becici ini tempat nya hutan pinus jadi tempat ini memang pas banget buat kalian yang suka foto.
1. Mangunan becici
Nah jadi inilah distinasi pertama yang kami datangi, nah disini itu banyak banget spot foto yang indah dan keren banget, jadi mangunan becici ini tempat nya hutan pinus jadi tempat ini memang pas banget buat kalian yang suka foto.
Puncak Pinus Becici atau Puncak Becici merupakan objek wisata yang berada di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Pemandangan di kawasan ini sangat indah dengan hamparan perbukitan yang banyak di tumbuhi pohon pinus serta dapat melihat pesona Kota Yogyakarta dari ketinggian dengan gardu pandang. Dari bagian utara dapat melihat Candi Prambanan, bagian selatan terlihat garis lurus yang merupakan Pantai Selatan serta dapat melihat Gunung Merapi dan Gunung Sindoro
Harga tiket masuknya Rp2.000/orang.
Parkir motor= Rp2.000
Parkir mobil= Rp5.000
Parkir bus. = Rp20.000
2. Kraton yogyakarta
Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat atau Keraton Yogyakarta (bahasa Jawa: ꦏꦫꦠꦺꦴꦤ꧀ꦔꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠꦲꦢꦶꦤꦶꦔꦿꦠ꧀, translit. Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat) merupakan istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang kini berlokasi di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Walaupun kesultanan tersebut secara resmi telah menjadi bagian Republik Indonesia pada tahun 1950, kompleks bangunan keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal sultan dan rumah tangga istananya yang masih menjalankan tradisi kesultanan hingga saat ini. Keraton ini kini juga merupakan salah satu objek wisata di Kota Yogyakarta.
Gambar di atas adalah salah satu museum di keraton yogyakarta. Nah jadi ini adalah destinasi kedua kami di sini juga banyak sekali barang peni
Peninggalan atau antik yang unik dan indah.
3. Gunung merapi
Ok jadi sekarang kita menuju setempat destinasi yang ke tiga ya itu gunung merapi. Nah kami pas sampai sana sudah di sambut dengan hamparan pegunungan yang indah banget di sana kami juga menaiki kendaraan gunung yang bernama mobil jeep. Nah jadi di sana kami sangat menikmati pemandangan dari mobil jeep yang kami tumpang.
Gunung Merapi (ketinggian puncak 2.930 mdpl, per 2010) (Hanacaraka:ꦒꦸꦤꦸꦁꦩꦼꦫꦥꦶ) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.
Nah gambar di atas adalah gambar tempat yang kami datangi di merapi ya itu museum mini dimana museum ini berisi benda benda peninggalan saat kejadian erupsi gunung merapi. Banyak kenangan yang tersimpan di sana
Pada tahun 2010 gunung ini meletus dan memakan hingga ratusan korban jiwa, Mbah Maridjan selaku juru kunci Gunung Merapi pun tewas karena letusan Gunung Merapi. Jika ingin datang kesana dapat menaiki jeep untuk tour berkeliling ketempat tempat wisata yang ada di Merapi. Dengan harga kurang lebih Rp350.000/jeep.
4.Candi borobudur
Sekarang kita menuju ke tempat yang ketiga yaitu candi borobudur di sini adalah tempat yang paling saya suka karena bisa melihat pemandangan dari atas candi yang sangat menakjubkan dan cantik
Borobudur (bahasa Jawa: ꦕꦤ꧀ꦝꦶꦧꦫꦧꦸꦝꦸꦂ, translit. Candhi Barabudhur) adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini terletak kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia[1][2], sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia[3]. Sampai sekarang candi borobudur. Masih di gunakan para penganut agama Buddha sebagai tempat beribadah mereka
5. Malioboro
Nah ini adalah tempat terakhir yang kami kunjungi ini adalah tempat yang menurut saya ramai di datangi pengunjung karena terdapat pasar tradisional yang menjual berbagai macam barang mulai dari pakaian, makanan dan oleh oleh.
Jalan Malioboro (bahasa Jawa: Hanacaraka,ꦢꦭꦤ꧀ꦩꦭꦶꦪꦧꦫ, Dalan Maliabara) adalah nama salah satu kawasan jalan dari tiga jalan di Kota Yogyakarta yang membentang dari Tugu Yogyakarta hingga ke perempatan Kantor Pos Yogyakarta. Secara keseluruhan terdiri dari Jalan Margo Utomo, Jalan Malioboro, dan Jalan Margo Mulyo. Jalan ini merupakan poros Garis Imajiner Kraton Yogyakarta.
Pada tanggal 20 Desember 2013, pukul 10.30 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X nama dua ruas jalan Malioboro dikembalikan ke nama aslinya, Jalan Pangeran Mangkubumi menjadi jalan Margo Utomo, dan Jalan Jenderal Achmad Yani menjadi jalan Margo Mulyo.[1]
Terdapat beberapa objek bersejarah di kawasan tiga jalan ini antara lain Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Gedung Agung, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret.
Jalan Malioboro sangat terkenal dengan para pedagang kaki lima yang menjajakan kerajinan khas Jogja dan warung-warung lesehan di malam hari yang menjual makanan gudeg Jogja serta terkenal sebagai tempat berkumpulnya para seniman yang sering mengekpresikan kemampuan mereka seperti bermain musik, melukis, hapening art, pantomim, dan lain-lain di sepanjang jalan ini.
Saat ini, Jalan Malioboro tampak lebih lebar karena tempat parkir yang ada di pinggir jalan sudah dipindahkan ke kawasan parkir Abu Bakar Ali. Karena Kedepanya Malioboro Akan Menjadi Semi Pedestrian
Nah setelah itu kami pun kembali pulang, di sana kami sangat menikmati semua acara yang di berikan, semuanya sangat lah indah ternyata Indonesia adalah negara yang maju dan selalu memberikan keindahan yang mendalam kami sangat berterimakasih karena telah memberikan. Tempat yang indah sangat indah. Indonesia adalah negara yang makmur dan beragam jadi hargailah tanah air mu, dan jadilah bangsa indonesia yang sejahtera
Jadi terimakasih telah membaca semoga bermanfaat terimakasih....
#Maulidina salsabilla 87





Komentar
Posting Komentar